Lima TPS 3R Sudah Beroperasi, DLHK Kukar Perkuat Gerakan Jaga Lingkungan Lestari
Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan. (pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR
: Upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kutai Kartanegara
(Kukar) semakin nyata. Hingga 2025 ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
(DLHK) Kukar telah mengoperasikan lima unit Tempat Pengolahan Sampah Reduce,
Reuse, Recycle (TPS 3R) yang tersebar di sejumlah Kecamatan.
Kelima TPS 3R
tersebut berada di Loa Kulu, Tenggarong, Muara Wis, Muara Kaman, dan Muara
Muntai. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari gerakan Jaga Lingkungan
Lestari, yang merupakan penguatan program lingkungan dalam kerangka Kukar
Idaman Terbaik periode 2025–2030.
Kabid Pengelolaan
Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, mengatakan keberadaan TPS 3R bertujuan
mengurangi ketergantungan masyarakat pada sistem pembuangan sampah
konvensional.
Dengan konsep
pengolahan berbasis 3R, sampah tidak lagi hanya dibuang, melainkan bisa didaur
ulang dan dimanfaatkan kembali.
“Program ini bukan
hal baru, tetapi kelanjutan sekaligus penyempurnaan dari periode sebelumnya.
Apa yang belum maksimal kita lengkapi agar hasilnya lebih baik,” ungkap Irawan,
Senin (25/08/2025).
Tahun ini, DLHK Kukar
menargetkan tambahan pembangunan TPS 3R di Sanga-Sanga, Kenohan, dan Tabang.
Rencananya, pembangunan akan terus diperluas ke kecamatan lain pada tahun-tahun
mendatang agar manfaatnya bisa dirasakan merata.
Meski begitu, Irawan
menegaskan keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah.
Keterlibatan masyarakat, sekolah, komunitas, hingga dunia usaha sangat
diperlukan agar pengelolaan sampah benar-benar berjalan efektif.
“Tantangan memang
ada, tapi yang terpenting adalah komitmen bersama. Tanpa kepedulian masyarakat,
TPS 3R tidak akan berjalan maksimal,” jelasnya.
Selain membangun
infrastruktur, DLHK Kukar juga mendorong dunia usaha agar lebih ramah
lingkungan. Melalui pendampingan, pelaku usaha didorong mengelola limbah dengan
bijak dan menerapkan prinsip keberlanjutan dalam setiap kegiatan operasional.
Dengan dukungan
anggaran pemerintah daerah serta partisipasi aktif masyarakat, DLHK optimistis
program Kukar Idaman Terbaik mampu menciptakan lingkungan Kukar yang lebih
bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Insyaallah, hasilnya
akan nyata dan memberi manfaat besar untuk generasi mendatang,” pungkas Irawan.
(Adv/Tan)